JAKARTA — PT Andalan Artha Primanusa (Andalan) resmi memperluas kegiatan operasionalnya ke komoditas nikel sebagai bagian dari strategi diversifikasi usaha dan penguatan portofolio operasional di sektor pertambangan.
Ekspansi ini ditandai dengan diperolehnya Letter of Award untuk pekerjaan pengembangan dan operasi penambangan nikel di Halmahera Timur, Maluku Utara, yang menjadi langkah awal Perseroan dalam memasuki segmen komoditas mineral selain batu bara.
Langkah ini dilakukan seiring dengan meningkatnya peran Indonesia sebagai produsen utama nikel global serta pertumbuhan kebutuhan terhadap komoditas tersebut, khususnya dalam mendukung rantai pasok industri energi dan manufaktur.
Andalan melihat ekspansi ke nikel sebagai bagian dari pengembangan usaha yang tetap berlandaskan pada kapabilitas utama Perseroan dalam menjalankan kegiatan operasional pertambangan.
Perseroan akan menjalankan proyek tersebut dengan pendekatan yang sama seperti pada kegiatan operasional sebelumnya, yaitu melalui sistem kerja terintegrasi yang mencakup perencanaan, mobilisasi, pelaksanaan operasi, hingga evaluasi kinerja.
“Ekspansi ini merupakan langkah strategis untuk memperluas portofolio usaha, dengan tetap mengandalkan kekuatan utama Perseroan dalam pengelolaan operasi tambang,” ujar manajemen Andalan.
Selain memperluas cakupan kegiatan usaha, ekspansi ke nikel juga diharapkan dapat memperkuat struktur pendapatan Perseroan serta mengurangi ketergantungan terhadap satu jenis komoditas.
Andalan akan terus mengembangkan kapabilitas operasionalnya untuk mendukung kebutuhan proyek lintas komoditas, seiring dengan meningkatnya permintaan terhadap layanan end-to-end operasional pertambangan.
Dengan langkah ini, Andalan menegaskan arah pertumbuhan jangka panjang sebagai mitra operasional pertambangan yang mampu beradaptasi dengan dinamika industri dan perkembangan komoditas global.
Tentang PT Andalan Artha Primanusa
PT Andalan Artha Primanusa adalah perusahaan kontraktor pertambangan yang menyediakan layanan operasional penunjang dari hulu hingga hilir, mulai dari eksplorasi, produksi, hingga reklamasi pascatambang. Didirikan pada 2014, Perseroan didukung oleh pengalaman manajemen lebih dari 20 tahun di industri pertambangan.
Perseroan mengelola operasional melalui pendekatan yang disiplin dan terukur, dengan dukungan sistem pemantauan berbasis teknologi untuk menjaga kinerja, efisiensi, dan pengendalian operasional. Perseroan juga menjalin kemitraan jangka panjang dengan perusahaan tambang terkemuka di Indonesia.
Dengan jangkauan operasional di berbagai wilayah Indonesia, Perseroan terus memperkuat kapabilitas operasional serta melakukan diversifikasi usaha, termasuk ke sektor nikel, sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang.