JAKARTA — PT Andalan Artha Primanusa (Andalan) terus memperkuat keunggulan kompetitifnya melalui pengalaman operasional, disiplin kerja, serta kepercayaan dari pemberi kerja di industri pertambangan.
Perseroan memiliki rekam jejak dalam menjalankan kontrak jangka panjang dengan sejumlah grup perusahaan pertambangan terkemuka, termasuk grup PT Harum Energy Tbk, PT Bukit Asam Tbk, dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. Selain itu, Andalan juga memperoleh kontrak kerja dari PT Petrosea di berbagai lokasi operasional di Kalimantan.
Keunggulan Andalan didukung oleh kemampuan dalam mengelola operasi secara menyeluruh, mulai dari perencanaan hingga pengendalian, serta struktur biaya yang kompetitif melalui optimalisasi utilisasi alat dan efisiensi operasional.
Perseroan juga memperkuat portofolio usaha melalui diversifikasi komoditas, termasuk ekspansi ke penambangan nikel pada tahun 2026.
Di sisi lain, komitmen terhadap keselamatan kerja menjadi bagian penting dari disiplin operasional Andalan, yang tercermin dari pencapaian zero fatality selama delapan tahun operasional.
“Kepercayaan dibangun dari konsistensi dalam menjalankan setiap operasi, bukan hanya dari hasil akhir pekerjaan,” ujar manajemen Andalan.
Dengan kombinasi pengalaman, efisiensi, dan disiplin operasional, Andalan terus memperkuat posisinya sebagai mitra tepercaya di industri pertambangan.
Tentang PT Andalan Artha Primanusa
PT Andalan Artha Primanusa adalah perusahaan kontraktor pertambangan yang menyediakan layanan operasional penunjang dari hulu hingga hilir, mulai dari eksplorasi, produksi, hingga reklamasi pascatambang. Didirikan pada 2014, Perseroan didukung oleh pengalaman manajemen lebih dari 20 tahun di industri pertambangan.
Perseroan mengelola operasional melalui pendekatan yang disiplin dan terukur, dengan dukungan sistem pemantauan berbasis teknologi untuk menjaga kinerja, efisiensi, dan pengendalian operasional. Perseroan juga menjalin kemitraan jangka panjang dengan perusahaan tambang terkemuka di Indonesia.
Dengan jangkauan operasional di berbagai wilayah Indonesia, Perseroan terus memperkuat kapabilitas operasional serta melakukan diversifikasi usaha, termasuk ke sektor nikel, sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang.