Perkuat ESG, Andalan Integrasikan Operasional Tambang

Jakarta, 10 Maret 2026 – PT Andalan Artha Primanusa memperkuat strategi pertumbuhan melalui ekspansi proyek secara agresif dan terukur, termasuk diversifikasi ke sektor nikel sebagai langkah strategis dalam memperluas portofolio usaha.
Andalan telah menjalin kerja sama jangka panjang dengan berbagai mitra strategis di industri pertambangan, serta memperluas jangkauan operasional di berbagai wilayah utama di Indonesia, termasuk Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, dan Halmahera Timur.
Langkah ekspansi ini ditopang oleh portofolio proyek dengan skala besar, termasuk kontrak bernilai triliunan rupiah serta volume pekerjaan yang mencapai puluhan juta BCM di berbagai site operasional.
Pada tahun 2026, Andalan juga secara resmi memasuki sektor nikel melalui kerja sama dengan PT Position (Grup Harum Energy) untuk pengembangan dan operasi penambangan di Halmahera Timur dengan nilai kontrak Rp746 miliar.
Ekspansi ini menandai transformasi Perseroan menjadi kontraktor pertambangan multi-komoditas.
Selain itu, Andalan juga memperoleh sejumlah kontrak baru di sektor batu bara dari berbagai mitra, yang semakin memperkuat pipeline proyek dan memastikan keberlanjutan pendapatan ke depan.
Ekspansi ini didukung oleh keunggulan operasional Perseroan yang berfokus pada keselamatan, kapabilitas tim, serta keandalan peralatan sebagai pilar utama dalam menjaga kinerja proyek.
Ke depan, Andalan menargetkan peningkatan volume operasional secara signifikan, dengan proyeksi pertumbuhan overburden removal dari 20 juta BCM pada 2026 menjadi 38 juta BCM pada 2028, seiring dengan peningkatan aktivitas proyek dan diversifikasi usaha.
Dengan strategi ekspansi yang terukur, dukungan mitra strategis, serta kapabilitas operasional yang solid, Perseroan berada pada posisi yang kuat untuk menangkap peluang pertumbuhan industri pertambangan ke depan.


Tentang PT Andalan Artha Primanusa
PT Andalan Artha Primanusa adalah perusahaan kontraktor pertambangan yang menyediakan layanan operasional penunjang dari hulu hingga hilir, mulai dari eksplorasi, produksi, hingga reklamasi pascatambang. Didirikan pada 2014, Perseroan didukung oleh pengalaman manajemen lebih dari 20 tahun di industri pertambangan.
Perseroan mengelola operasional melalui pendekatan yang disiplin dan terukur, dengan dukungan sistem pemantauan berbasis teknologi untuk menjaga kinerja, efisiensi, dan pengendalian operasional. Perseroan juga menjalin kemitraan jangka panjang dengan perusahaan tambang terkemuka di Indonesia.
Dengan jangkauan operasional di berbagai wilayah Indonesia, Perseroan terus memperkuat kapabilitas operasional serta melakukan diversifikasi usaha, termasuk ke sektor nikel, sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang.

Bagikan Konten Ini: